RSS

>REIKI dan TASAWUF

12 Nov

>Assalamualaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh.
Bismillahirrohmanirrohim.

Energi dari Nur Sirrullah adalah energi yang bersumber dari khasanah ilmu tasawuf, oleh karena itu untuk memperoleh manfaat dan hasil yang maksimal dari ilmu NAQS maka harus memahami betul spirit dan cara kerja pengolaham energi di dalam tradisi ilmu Tasawuf. Dan kali ini saya tampilkan ulasan tentang REIKI yag mempunya spirit dan cara kerja yang hampir sama dengan ilmu NAQS. Sekedar sebagai gambaran tentang Ilmu NAQS.

TASAWUF DAN REIKI

Tasawuf dan Reiki merupakan olah spritual yang keduanya mempunyai implikasi positif bagi kualitas hidup manusia, baik secara fisik, psikis, maupun spiritual. Energi Reiki disediakan Allah di alam semesta. Ia bisa diakses oleh siapa saja untuk membersihkan dan menyelaraskan tujuh lapis tubuh manusia ; tubuh fisik, psikis, atau emosi, mental, intuisi, atma, cahaya (monade) maupun tubuh spiritual. Hal yang sama juga menjadi perhatian dalam Tasawuf dengan upaya Tazkiyyah Al Nafs (penyucian jiwa) melalui jalan takhalli (pembersihan diri dari energi negatif) dan tahalli (pemurnian diri dengan energi positif).

Reiki dan Tasawuf merupakan dua tradisi, yang di samping memiliki perbedaan-perbedaan historis dan keterikatannya dengan tradisi agama tertentu juga memiliki persamaan-persamaan . Perbedaan itu terletak pada pengembangan Reiki yang tidak dikaitkan dengan praktik agama tertentu, sedangkan Tasawuf terlahir dari rahim Islam dan menjadi bagian integral dari manifestasi Islam. Tasawuf adalah spiritualisme Islam yang juga sering disebut sufisme (paham orang-orang sufi). Praktisi Tasawuf disebut SUFI.

Adapun persamaan kerangka epistemologis antara praktik spiritual Tasawuf dan Reiki dapat dijelaskan sebagai berikut :

Pertama, baik di dalam Tasawuf maupun Reiki, keduanya mengenal ritual awal yang disebut inisiasi (attunement, ijazah). Seorang calon murid baru akan menjadi murid dan praktis dapat menjalankan pola olah psiko-spiritual setelah mendapat attunement (penyelarasan) oleh master Reiki. Begitu juga di dalam Tasawuf, identitas sebagai murid Thariqah baru dimiliki setelah melakukan bai’at (sumpah setia) yang kemudian oleh master sufi (syaikh, mursyid atau khalifah) seorang murid diberi wewenang dalam bentuk ijazah untuk mengikuti laku-laku spiritual. Inisiasi (attunement, ijazah) ini merupakan ritual universal dalam seluruh lembaga tarekat dan reiki. Inisiasi dimaksudkan untuk menyelaraskan organ-organ ruhani calon murid agar dapat melakukan aktifitas dalam tradisi spiritual yang akan dijalani.

Dengan demikian, jelas bahwa secara epistemologis, ilmu dasar spiritual dalam Tasawuf dan Reiki diperoleh melalui Transfer Energi “Langit” yang hanya dapat dilakukan oleh seorang master Reiki (dalam tradisi reiki) dan master sufi atau mursyid (dalam tradisi tasawuf) atas izin Allah SWT. Selanjutnya, pengembangan teori spiritual di dapat melalui pelajaran dan pengalaman individual.

Kedua, persamaan yang dimiliki Tasawuf dan Reiki adalah sikap no mind atau tawakkal sebagai sikap baku. Hanya dengan sikap no mind (pasrah kepada prakarsa ilahi, tanpa menggunakan kekuatan pikiran) praktik Reiki dan Tasawuf dapat dilakukan. Energi Reiki akan bekerja dengan kecerdasannya secara otomatis sesuai niat praktisi tanpa perlu diatur oleh praktisi.

Ketiga, konsep-konsep spiritualitas yang tinggi yang ditekankan dalam Tasawuf dan Reiki adalah menuju kesadaran ruhaniyyah, yaitu kesadaran bahwa manusia tidak sekedar makhluk fisik-jasmaniah. Kesadaran ini begitu penting untuk peningkatan kualitas spiritual manusia. Karena itulah maka keduanya memiliki pola-pola ritual khusus seperti dzikir dan meditasi (muraqobah) untuk meningkatkan kesehatan, keselarasan dan keseimbangan dalam arti luas. Keduanya memiliki paradigma dasar bahwa penting bagi manusia untuk menarik energi ilahi untuk membersihkan diri (self healing) dengan cara pembersihan tubuh dari segala bentuk energi negatif (takhalli) dan menghias diri dengan energi positif (tahalli). Tasawuf dan Reiki memiliki basis psikologis yang sama, yaitu upaya untuk mengakses energi Allah SWT, yang disebut energi ilahi (reiki) atau di dalam Tasawuf disebut Nur Muhammad dan menyalurkannya untuk penempaan bathin. Hal ini dimaksudkan untuk perluasan kesadaran menuju kesadaran yang lebih tinggi dari sekedar kesadaran sebagai makhluk fisik.

Keduanya memiliki tujuan eksistensial yang sama, yaitu meneguhkan manusia sebagai makhluk dwi tunggal. Tasawuf merupakan olah spiritual untuk pembersihan diri menuju kesucian sebagai prasyarat pendekatan kepada Allah SWT. Hal yang sama juga merupakan tradisi baku Reiki yang ditujukan untuk pembersihan diri dari berbagai bentuk energi negatif (penyakit fisik, psikis, dan energi negatif yang menghambat spiritualitas) . Pembersihan diri dari energi negatif dalam bentuk apa pun dan peningkatan spiritualis adalah tujuan dari Tasawuf dan Reiki. Munculnya kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh sebagian praktisi Tasawuf maupun Reiki juga menjadi persoalan inheren dalam tradisi keduanya.

Pencerahan Ruhaniyyah hanya didapatkan dengan evolusi spiritual, yaitu peningkatan spiritualitas dari maqom kehidupan yang berorientasi jasmaniah menuju kehidupan yang berorientasi Ruhaniyah Ilahiah.
(Disarikan oleh Jokotry dari Buku Mukjizat Tasawuf Reiki, karya Syamsul Bakri)
sumber: http://www.everythingispossible.co.cc/2010/08/tasawuf-dan-reiki.html

Tinjauan Khusus dari Pengasuh Majelis NAQS 
Ulasan di atas memang ada benarnya, namun tidak 100% benar. Mungkin pendapat saya ini dikatakan fanatik, itu tidak apa-apa. Kita semua bebas berpendapat sesuai dengan keyakinan masing-masing. Dan apa yang saya sampaikan ini sekedar wacana saja. tanpa bermaksud merendahkam suatu aliran Kepercayaan dan agama tertentu.
Coba mari kita kaji satu persatu :

1. SUMBER ILMU
Ilmu reiki bersumber dari praktik spiritualisme Hindu Tibet, yang kemudian dikembangkan oleh Dr. Mikao Usui di jepang. Ilmu Tasawuf bersumber dari spiritualisme agama Islam, yang di kembangkan oleh para Syaikh Mursyid Tharekat. Jadi keduanya bersumber dari suatu pelajaran agama. Sehingga walaupun reiki tidak lagi membawa atribut agama, tetapi metode meditasi yang digunakan adalah tetap bersumber dari agama tempat Reiki berasal. Dan metode itu juga sampai sekarang masih menjadi metode utama dalam olah spiritualisme di tempat asal Reiki.

2. Silsilah Keilmuan.
Baik Reiki maupun Tasawuf mempunyai tradisi untuk menjaga silsilah keilmuan. Yang merupakan garis riwayat penurunan ilmu. Tradisi ini sangat penting dikarenakan untuk menjaga kemurnian energi keruhanian yang dibawa oleh seorang MASTER REIKI, jadi bukan sekedar riwayat sekolah saja.

Contoh :
1. Silsilah Reiki Master YAYASAN PRANA INDONESIA :

  • Dr. Mikao Usui (Penemu Reiki Modern).
  • Dr. Chujiro Hayashi (1941).
  • Hawayo Takata (1900 – 1980).
  • Phyllis lei Furomoto.
  • John Lacks.
  • Annie Singing Star.
  • Cynthia Rose Young Schlosser.
  • Adrianne N. Cobb.
  • Lori George
  • Ismail I. Ishaq, Ph.D.

(sumber : Buku Mengenal Usui Reiki I & II by Ismail Iskandar Ishaq, Ph.D.)

2. Sanad kemursyidan KH.Abdul Wahhab Mahfudhi mursyid Thariqah Qodiriyah wan Naqsyabandiyah yang juga pengasuh pondok pesantren “ Asy-Syarifah” , Brumbung, Mranggen, Demak, Jawa Tengah.

KH.Abdul Wahhab Mahfudhi dari Syaikh Ihsan dari Syaikh Muhammad Ibrahim dari Syaikh Abdul Karim Banten dari Syaikh Ahmad Khotib Sambas dari Syaikh Syamsudin dari Syaikh Muhammad Murodi dari Syaikh Abdul Fath dari Syaikh Utsman dari Syaikh Abdurrahim dari Syaikh Abu Bakar dari SyaikhYahya dari Syaikh Hisamudin dari Syaikh Waliuddin dari Syaikh Nurrudin dari Syaikh Sarofudin dari Syaikh Samsudin dari Syaikh Muhammad Al-Hatak dari Syaikh Abdul Aziz dari Sulthonul Auliya’ Sayyidisy Syaikh Abdul Qodir Al-Jilaniy dari Syaikh Abi Sa’id Al-Mubarak bin Mahzumi dari Syaikh Abul Hasan Ali Al-Makari dari Syaikh Abu Farh At-Thurtusiy dari Syaikh Abdul Wahid At-Taimi dari Syaikh Siir As-Saqthi dari SyaikhAbu Bakar As-Syibli dari Syaikh Sayyidi Thoifah Ash- Shufiyah Abul Qasim Al-Junaid Al-Baghdadi dari Syaikh Ma’ruf Al-Kurkhi dari Syaikh Abu Hasan Ali Ar-Ridlo bin Musa Ar-Rofi dari Syaikh Musa Al-Kadhim dari Syaikh Sayyidina Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq dari sayyidina Muhammad Al-Baqir dari sayyidina Al-Imam Ali Zainal Abidin dari sayyidina Asy-Syahid Husein bin Sayyidatina Fatimah Az-Zahro’ dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib dari Sayyidil Mursalin wa Habibi Rabbil-‘Alamin wa Rasulillah ila Kaffatil- Khola-iq Ajma’in Muhammad Saw dari sayyidina Jibril AS dari Rabbul-Arbab wa Mu’tiqur Riqab Allah Swt.

sumber : Thoriqoh Indonesia

POKOK PERMASALAHAN
Yang menjadi pokok permasalahan sebenarnya adalah hakikat energy keruhanian yang dibawa oleh Reiki, benarkah ini Energi Ketuhanan ataukah sekedar Energi Metafisika dari Alam Semesta…??  Benarkah Energi Ilahiah dari reiki itu sama dengan energi Nur Muhammad…??? Benarkah Energi Alam Semesta itu identik dengan Energi Nur Muhammad…??  Dan bisakah Energi Nur Muhammad itu di akses oleh sembarang orang tanpa memperhatikan kualitas spiritualnya…?? Bisakah Energi Nur Muhammad ini di akses oleh MASTER selain Islam..?

Sebagaimana kita umat Islam meyakini bahwa Islam adalah agama terakhir, Islam bukan sebagai agama baru. Namun sebagai penyempurna dari semua agama di era sebelum Nabi Muhammad SAW.  Perjalanan spiritual dari Nabi Muhammad SAW adalah Puncak pencapaian spiritual dari umat manusia sejak Nabi Adam diciptakan. Dan dengan datangnya Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad, maka seharusnyalah berakhir pula era kenabian yang lain berikut dengan segala ajarannya.

Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepada kamu nikmat-Ku, dan telah aku ridhai Islam sebagai agama bagi kamu.
(QS Al Ma’idah [5]:3)

sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu:

((وَ الَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ ! لاَ يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَ لاَ نَصْرَانِيٌّ , ثُمَّ يَمُوْتُ وَ لَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ, إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ))

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar tentangku salah satu dari umat ini, baik ia Yahudi dan Nashrani, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang diturunkan kepadaku, melainkan ia menjadi penghuni neraka”.

 Nabi Muhammad SAW tidak hanya diturunkan untuk sekedar membawa sebuah kitab saja, namun hakikat dari itu semua adalah beliau turun membawa Cahaya Petunjuk, Nur Islam, Nur Iman, Nur Ilmu,  Nur Allah, Nur Muhammad.

Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya dan kitab yang menerangkan”. (Al-Maaidah, ayat 15)

“Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An Nuur, ayat 35)  

Pertanyaannya adalah, seandainya agama-agama yang dahulu itu masih ada NUR-nya, lalu untuk apakah Nur Islam diturunkan oleh Allah…?
Ataukah memang agama-agama sebelum Islam hakikatnya tinggal kitabnya saja, sedangkan hakikat Nur Ilahiahnya sudah tiada lagi..??
Ataukah hanya sekedar dikarenakan isi kitab yang sudah tidak otentik lagi…??
Masih sambungkah secara TAHQIQ (Tegak lurus tanpa terputus) sanad keilmuan Reiki, hingga sampai kepada Tokoh spiritual yang mencetuskan Sumber keruhanian dari spiritualisme (Agama) yang dijadikan sumber ilmu Reiki…?
Wallahu a’lam…
Ingatlah akan hadis Sabda Nabi tentang bagaimana cara Allah mencabut sebuah Ilmu dari muka bumi.

Sesungguh Allah tdk mencabut ilmu dgn sekali pencabutan begitu saja dari para hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dgn mematikan para ulama, sehingga tatkala tdk ada lagi orang alim, manusia akan mengangkat orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya (tentang ilmu) kemudian mereka pun memberi fatwa tanpa berdasarkan ilmu, sehingga (akibatnya) mereka sesat dan menyesatkan.”
[Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam kitab Shahihnya, kitab Al-Iman 100]

Jadi semuanya ini kembali pada konsep keTuhanan yang dibawa oleh masing-masing Agama. Karena definisi Hakikat Tuhan tidak sama diantara semua agama dan aliran kepercayaan. Dan bila konsep KeTuhanan sebagai pokok awal dari Tujuan beragama sudah beda, maka inti konsep peribadatannyapun tidak akan sama pula.
Benar…. bahwa Tuhan itu hanya satu, benar pula. pendapat yang mengatakan bahwa hakikat semua agama adalah menuju Tuhan yang sama. Tetapi samakah Konsep Ketuhanan yang ada di kepala setiap orang….???

Demikianlah sekedar wacana kita tentang Energy Ketuhanan yang dibawa Reiki, semuanya kami kembalikan kepada kebijaksanaan masing-masing. Semoga bermanfaat adanya..

Wabillahi Taufik wal hidayah.
Wassalamu ‘alaikum warohmatullahi Wa Barokatuh

LAMPIRAN :

1. Firman Allah dan hadits Nabi :

“Sesungguhnya telah datang kepada kamu dari Allah, cahaya dan kitab yang menerangkan”. (QS. Al-Maaidah, ayat 15)
“Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An Nuur, ayat 35)

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

“Dan sungguh Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah saja dan jauhilah thaghut itu”(An Nahl 36)

قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لا نُفَرِّ قُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

“Katakan (hai orang-orang mukmin): Kami beriman kepada Allah dengan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada Nabi-Nabi dari Tuhannya. Kami tidak membedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk (muslimin) patuh kepada-Nya” (Al Baqarah 136)

sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu:

((وَ الَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ ! لاَ يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَ لاَ نَصْرَانِيٌّ , ثُمَّ يَمُوْتُ وَ لَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ, إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ))

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah mendengar tentangku salah satu dari umat ini, baik ia Yahudi dan Nashrani, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang diturunkan kepadaku, melainkan ia menjadi penghuni neraka”.

Firman Allah Ta’ala:

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya dan ia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi” (Ali Imran 85)

وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

“Dan Ibrahim telah mewasiatkan kepada anak-anaknya,demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): Wahai anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu. Maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan sebagai muslim” (Al Baqarah 132)

Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajari (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya. (QS Al ‘Alaq [96]:1-5)

Katakanlah “Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta. Dia tidak beranak dan tidak (pula) diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya”. (QS Al Ikhlash [112]:1-4)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.
(QS Ali Imran [3]: 190)

Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepada kamu nikmat-Ku, dan telah aku ridhai Islam sebagai agama bagi kamu.
(QS Al Ma’idah [5]:3)

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan terhadap apa yang kami turunkan (Al Qur’an) kepada hamba Kami (Muhammad), maka datangkanlah suatu surat (saja) yang semisalnya; dan ajaklah pembantu-pembantu kamu selain dari allah, jika kamu memang orang-orang yang benar. (QS Al Baqarah [2]:23)

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka. (QS Ar Ra’d [13]: 11)

Tidak ada paksaan dalam agama (Islam) (karena) sungguh telah jelas jalan yang benar dari jalan yang salah. (QS Al Baqarah [2]: 256)

2. SEKILAS TENTANG REIKI

A. PENGANTAR
Reiki berasal dari bahasa jepang, Rei berarti alam semesta, dan Ki berarti energi vital. Jadi Reiki berarti energi vital dari alam semesta. Kundalini berasal dari bahasa sansekerta, yaitu : gulungan (bentuk kundalini berupa gulungan ular yang tidur melingkar). Kundalini sesungguhnya adalah energi spiritualitas berupa gulungan energi yang “tertidur” yang terletak di tulang sacrum, dasar tulang belakang manusia. Sedang cakra Ilahi adalah energi dari cakra-cakra diatas kepala manusia. Getarannya lebih tinggi daripada reiki. Jadi Reiki/cakra ilahi dan kundalini adalah sebuah tehnik yang mempelajari penggunaan dua energi. Pertama energi alam semesta adalah energi yang sangat bagus untuk kesehatan dan penyembuhan. Energi ini bagus untuk pembersihan tubuh. Pembersihannya dimulai dari atas ke bawah, sedangkan pembersihan kundalini dari bawah ke atas. Untuk dapat menyalurkan energi, seseorang harus diattunement oleh master. Attunement adalah proses penyelarasan pola dan getaran energi seseorang dengan pola dan getaran energi alam semesta. Setelah diattunement, seseorang dapat menyalurkan energi untuk diri sendiri dan orang lain selama seumur hidup. Reiki tidak bertentangan dengan agama manapun. Pengobatan dengan Reiki/chakra Ilahi dilakukan dengan cara meletakkan tangan pada tubuh atau di atas tubuh. Selama pengobatan kita hanya bersikap pasrah, santai dan relaks. Dengan pasrah dan santai, energi semakin lancar mengalir masuk ke tubuh. Selebihnya serahkan kepada Tuhan karena Dia yang mengerjakannya.

B. SEJARAH REIKI

Reiki ditemukan kembali oleh Mikao Usui pada tahun 1922. Ia suka melakukan meditasi secara rutin. Untuk memperdalam meditasi dia tinggal di biara San Mon di gunung Kurawa, Kyoto, Jepang. Lalu ia melakukan puasa dan meditasi selama 21 hari. Pada hari terakhir meditasi, ia merasakan suatu energi yang sangat dahsyat menembus memasuki tubuh dari atas kepalanya.Itulah attunement yang pertama dan penemuan kembali teknik penyembuhan kuno yang dahsyat.

C. MANFAAT DEO REIKI

1. Mendekatkan diri dengan Tuhan
2. Menjaga kesehatan
3. Menyembuhkan fisik, emosi dan mental
4. Melindungi dari unsur negatif
5. Mencegah stress
6. Membantu meditasi
7. Menghaluskan kulit
8. Meningkatkan kecerdasan

D. KELEBIHAN DEO REIKI

1. Mudah dilatih dan dipelajari
2. Tidak ada pantangan
3. Energi mengalir secara cerdas dan otomatis
4. Tidak menular
5. Tidah menguras energi

E. TINGKATAN DEO REIKI

1. Reiki level 1:
– pengobatan diri sendiri dan orang lain

2. Reiki level 2:
– pengobatan jarak jauh
– pembangkitan/shaktivat kundalini
– penggunaan simbol

3. Reiki level 3:
– pengobatan massal
– pembuatan program

4. Cakra ilahi level 1 – 15:
– getaran energi cakra Ilahi lebih tinggi dari pada Reiki karena butiran energinya lebih halus
– pintu masuknya cakra Ilahi adalah cakra tinggi, yaitu: cakra di atas cakra mahkota

F. CARA TERIMA ATTUNEMENT JARAK JAUH

1. Anda sebaiknya mempunyai buku Reiki, Kundalini, dan Cakra Ilahi
2. Print / cetak foto saya (bisa di buku). Letakkan foto saya di depan anda dan pandang sesaat
3. Duduk dikursi / posisi bersila, punggung lurus
4. Tangan nempel dipaha dengan telapak tangan menghadap ke atas atau terbuka
5. Pasrah, santai, relax. Berdoa mohon bimbingan Tuhan
6. Ucapkan affirmasi dengan mulut secara perlahan-lahan:
a) Reiki level 1, 2, 3
Affirmasi: ” Saya niat menerima attunement (baca:ecunmen) Reiki level …..(level: 1,2, atau 3) dari Master Eko Heru. Terima kasih ” (3x)
b) Cakra Ilahi level 1 – 15 (harus reiki 3 dan kundalini sudah bangkit)
Affirmasi: ” Saya niat menerima attunement (baca:ecunmen) cakra ilahi level….(level: 1,2,3,…atau 15) dari Master Eko Heru. Terima kasih ” (3X)
7. Pejamkan mata dan diam selama min 15 menit
8. Bersyukur

G. CARA TERIMA PENGOBATAN JARAK JAUH GRATIS
1. Print / cetak foto saya (bisa di buku). Letakkan foto saya di depan Anda dan pandang sesaat
2. Duduk di kursi atau posisi bersila, punggung lurus
3. Tangan nempel di paha dengan telapak tangan menghadap ke atas atau terbuka
4. Berdoa, pasrah, santai
5. Ucapkan affirmasi:
” Dengan ijin Tuhan, saya niat menerima energi penyembuhan ilahi melalui Master Eko Heru. Terima kasih”
6. Pejamkan mata dan diam secukupnya
7. Bersyukur
(Bisa dilakukan dan diulang selama 24 jam)

H. JARAK ANTAR LEVEL
1. Jarak dari Reiki level 1 ke Reiki level 2 adalah minimal 1 minggu setelah melakukan latihan.
2. Jarak dari Reiki level 2 ke Reiki level 3 adalah minimal 21 hari setelah melakukan latihan R1.
3. Jarak antar level dari Cakra Ilahi bisa diterima sesuai jadwal.

I. KETERANGAN
1. Energi Cakra Ilahi level 1 = Cakra ke 8, Energi Cakra Ilahi level 2 = cakra ke 9, …….s/d……..,Energi Cakra Ilahi level 15 = cakra ke 22.
2. Rumus : Energi Cakra Ilahi + 7 Cakra Utama = Cakra ke…
3. Attunement Reiki level 2 sekaligus pembangkitan/shaktivat kundalini. Energi kundalini langsung ke cakra mahkota.

MATERI LATIHAN
(Singkat)

1. REIKI LEVEL 1

a. Self Healing
Affirmasi: “Saya niat menyalurkan reiki ke cakra….secara terus menerus.”(min 5 menit) Cakra: mahkota, ajna, tenggorokan, jantung, pusar, sex, dasar.
b. Grounding Affirmasi: “Saya niat menyalurkan reiki ke cakra dasar dengan energi reiki yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

2. REIKI LEVEL 2

a. Menaikkan Kundalini
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan reiki ke pusat kundalini dengan energi reiki yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

b. Pemograman diri dengan reiki
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan reiki ke cakra ajna agar …..(silahkan isi sendiri; contoh: sukses,rejeki lancar)

c. Penggunaan Simbol Reiki
Simbol-simbol yang di gunakan :
Cho-Ku-Rei, Sei-Hei-Ki, Hon-Sha-Se-Sho-Nen (penggunaan sama dengan buku reiki)

3. Reiki Level 3

a. Pengembangan cakra
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan reiki ke simpul cakra ….. dengan energi reiki yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

b. Teknik Kundalini Lanjutan
# Teknik membuka gulungan kundalini lanjutan
Affirmasi : ” Saya niat membuka lebih banyak gulungan kundalini. Gulungan kundalini akan membuka secara otomatis per satu detik satu gulungan secara terus menerus dan untuk selamanya.”

# Teknik menaikkan energi kundalini
Affirmasi : “Saya niat menaikkan energi kundalini dari pusat kundalini di perinium, energi kundalini naik melalui jalur sushumna melewati 7 cakra utama dan energi kundalini menyembur dengan derasnya melalui cakra mahkota secara terus menerus dan untuk selamanya.”

# Teknik menyemburkan energi kundalini
Affirmasi : “Saya niat memutar cakra mahkota berlawanan arah dengan arah putaran jarum jam secara terus menerus dengan kecepatan putaran yang telah dipercapat hingga tidak terhingga kali lipat.”

# Teknik menyalurkan energi kundalini
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan energi kundalini ke cakra dasar, sex, pusar, jantung, tenggorokan, ajna, mahkota dengan energi kundalini yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

c. Proteksi diri dengan sinar
Affirmasi : “Saya niat membuat selubung tubuh berbentuk elips dengan cahaya berwarna biru muda terang benderang secara terus menerus dengan kekuatan pancaran cahaya biru muda terang benderang yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

4. CAKRA ILAHI

a. Penyatuan cakra Ilahi dengan cakra jantung
Affirmasi : “Saya niat memanggil pribadi tinggi untuk bersemayam di cakra jantung.”
cara : Bukalah kedua tangan disamping kanan dan kiri tubuh kita dengan telapak tangan menghadap ke atas. Telapak tangan dinaikkan perlahan-lahan dan disatukan diatas kepala.
Lalu kedua telapak tangan diturunkan perlahan-lahan sampai ke cakra jantung dan berhenti beberapa saat. Lalu tangan dilepaskan.

b. Self Healing (penyembuhan diri sendiri)
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan energi cakra Ilahi ke …. dengan energi cakra Ilahi yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”
cakra : mahkota, ajna, tenggorokan, jantung, pusar, sex, dasar.

c. Penyembuhan untuk pasien
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan energi cakra Ilahi untuk …. (nama pasien) dengan energi cakra Ilahi yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

d. Meditasi Bintang
Manfaat : untuk membuka cakra jantung selebar mungkin
Durasi : 5 menit
Cara : berdiri dengan kaki rapat, rentangkan kedua tangan ke kanan dan ke kiri, posisi telapak tangan terbuka ke atas. (Energi cakra Ilahi tidak menggunakan simbol karena vibrasinya cukup tinggi)
SELAMAT BERLATIH

sumber  : LEMBAGA DEO REIKI PELATIHAN REIKI KUNDALINI  DAN CAKRA ILAHI

 
3 Comments

Posted by on November 12, 2010 in KAJI ALAM

 

3 responses to “>REIKI dan TASAWUF

  1. Mr. Edi Sugianto

    November 12, 2010 at 4:42 am

    >Semua member NAQS bisa melakukan aplikasi energi seperti metode yang diterapkan oleh REIKI ataupun PRANA. Kuncinya hanya pada NIAT dan Affirmasi.Karena ilmu semacam ini hanyalah termasuk ilmu alat untuk kepentingan duniawi, kalau memang anda berminat. maka andapun pasti bisa.Dahului dengan hadiah Fatihah dan Al-ikhlas 3 kali untuk Nabi Muhammad SAW. Sebagai bentuk rasa terima kasih kita kepada beliau.

     
  2. Mr. Edi Sugianto

    November 12, 2010 at 2:28 pm

    >Faham tajalli dan emanasi secara harfiah bisa diartikan berketurunan, beranak atau berkembang biak. Oleh karena itu bila menisbatkan tajalli yang ada pada evolusi spiritual manusia kepada Dzat Allah maka itu bertentangan dg QS. Al-Ikhlas.Konsep Tuhan sebagai pencipta alam semesta adalah sesuai dg aqidah Islam. Inilah kunci dari konsep yg harus dipakai sebagai landasan dalam bertafakkur.Energi Tersuci dan energi awal dari penciptaan makhluk disebut sebagai Nur Muhammad. Dan Bila kita menisbatkan tajalli dan evolusi spiritual manusia kepada Nur Muhammad maka kita tidak akan mengalami kerancuan dan kebingungan dalam mensikapi beraneka ragam konsep filsafat dalam spiritualisme.INGAT : Ilham derajatnya di bawah wahyu. Ilham harus tunduk kpd Wahyu. Ilham harus selaras dengan wahyubanyak yang tersesat dan menuhankan Nur Muhammad itu karena mengambil konsep filsafat dari hindu dan budha. hanya saja istilah-istilah yg dipakai seolah-olah islami, namun hakikat konsepnya adalah dari Hindu dan budha.Sebagai generasi yang hidup di era informasi dan tekhnologi ini, marilah kita bedah dan kupas semua kitab-kitab peninggalan orang tua kita. janganlah hanya taqlid buta, sudah bukan waktunya lagi kita berpendapat dari katanya…. Open mind,perbanyak referensi dan buku pustaka. Semua kitab kuno sdh 50% ada di inetrnet, pelajari lagi dangan teliti dan seksama.mari kita selaraskan dan kita kembalikan kpd ajaran yang lurus yaitu Dinul Islam. Islam juga punya keruhanian Islam, silahkan dipadukan itu semua. Dan mari kita ber-Islam secara kaffah.

     
  3. Mr. Edi Sugianto

    November 13, 2010 at 12:28 pm

    >Bagi yg minat belajar Reiki Qrak bisa mengikuti lokakarya atau inisiasi jarak jauh. Level 1 biaya Rp 200rb, level 2 Rp300rb, & level 3 Rp600rb. U/ info slngkpny bpk bisa mnghubungi Grand Master Rony Irianto di nmr 081380264032 , 081385973703 &Master Sahrul 08568920004.(info dari teman fesbuk Sdr. Teguh Raharja Qraker)Nb. Reiki Qrak tidak ada hubungannya dg majelis NAQS, saya hanya sekedar menyampaikan pesan saja. trims..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: